Menu

Oded Klaim PSBB di Kota Bandung Berhasil Tekan Penyebaran Corona

Bandung – Wali Kota Bandung Oded M Danial mengklaim Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung di wilayahnya dua pekan terakhir berhasil. Risiko penyebaran Corona bisa ditekan.
“Hasil rapat evaluasi Gugus Tugas Kota Bandung pada tanggal 4 Mei 2020, diperoleh kesimpulan Pelaksanaan PSBB di Kota Bandung yang dimulai Tanggal 22 April dan berakhir 5 Mei 2020, telah berhasil melandaikan kurva penyebaran COVID-19,” kata Oded dalam konferensi pers di Pendopo Kota Bandung, Rabu (6/5/2020).

Oded mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi tersebut, maka PSBB Kota Bandung telah berakhir pada tanggal 5 Mei 2020. Seiring berakhirnya PSBB di Kota Bandung, telah terbit Pergub No. 36/2020 & Kepgub No.443/Kep.259-Hukham/2020 yang mewajibkan seluruh kabupaten kota di Jabar untuk melakukan PSBB se Jawa Barat, mulai Tanggal 6 Mei sampai 19 Mei 2020.

“Oleh karena itu, sebagai bagian dari Jawa Barat sekaligus sebagai ibu kota Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung bersama kabupaten kota lain ikut melaksanakan PSBB se Jawa Barat,” ungkapnya.

Pemkot Bandung telah menerbitkan Perwal No.21/2020 dan Kepwal No. 443/Kep. 373_Dinkes/2020, yang telah ditandatangani Tanggal 5 Mei 2020. Perwal dan Kepwal tersebut mencabut Perwal 14/2020 jo Perwal 16/2020, dan Kepwal no. 443/Kep.284-Bag.Huk.

“Dalam melaksanakan PSBB se Jawa Barat, titik tekan yang harus mendapat perhatian dari Gugus Tugas adalah pembatasan secara ketat di check point terhadap pergerakan orang dan barang yang masuk ke Kota Bandung, ketegasan dan konsistensi petugas di lapang mutlak diperlukan,” jelasnya.

Tak hanya di check point, Oded menyebut pada pelaksanaan PSBB Jabar tempat umum juga harus menjadi perhatian.

“Selain pengetatan di check point, yang tidak kalah penting adalah pengetatan dan pembatasan kegiatan pada lokasi-lokasi tempat umum, pasar-pasar dan permukiman penduduk,” tambahnya.

Selain itu, peran aktif Gugus Tugas Kecamatan dan Gugus Tugas Kelurahan bekerja sama dengan Forum RW, LPM, PKK, Forum Bandung Sehat, Karang Taruna, KNPI dan Para Ketua RW/RT, harus memberikan sosialisasi, edukasi dan monitoring wilayah masing-masing secara intens serta ketegasan untuk menindak setiap pelanggar.

“Untuk Pasar peran PD Pasar harus terus ditingkatkan kepada para pedagang dan pengunjung pasar untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan maksimal, physical distancing dan diwajibkan pake masker, kalau ada pelanggaran harus ada tindakan tegas,” pungkasnya.

Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5004483/oded-klaim-psbb-di-kota-bandung-berhasil-tekan-penyebaran-corona